Baca Bareng #Bacaisme November 2016

bacaisme-nov

Don’t judge a book by its movie. Don’t judge a movie by its book. Setuju yang mana?

Well, setiap orang punya seleranya sendiri perihal lebih menyukai versi buku atau versi film sebuah kisah. Ada yang lebih suka Harry Potter versi buku, ada yang lebih suka versi filmnya, ada juga yang suka kedua versinya. Contoh lain, ada yang lebih suka Fifty Shades of Grey versi buku, ada yang lebih suka versi filmnya, ada juga yang tidak suka kedua versinya. :’D

Berdasarkan fenomena tersebut pengin tahu, nih, selama 2016 ini kalian sudah menonton film apa saja yang sebagian atau seluruh ceritanya berasal dari buku? Karena beberapa film memang ada yang hanya terinspirasi dari buku, tetapi banyak juga yang memang merupakan adaptasi.

Di bulan November ini, yuk, kita cek lagi daftar film yang rilis selama tahun 2016 dan saring mana film yang berdasarkan pada buku tertentu. Dengan kata lain, film dimaksud harus rilis tahun 2016 tetapi versi bukunya boleh terbit tahun berapa pun. Contoh, di bulan Januari 2016 film The 5th Wave resmi dirilis. Film tersebut berdasarkan novel berjudul sama yang terbit tahun 2013. Contoh lain film (berdasarkan novel) yang rilis tahun 2016 adalah:

  1. The Big Friendly Giant (BFG),
  2. Alice Through the Looking Glass,
  3. Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children,
  4. My Stupid Boss,
  5. Sabtu Bersama Bapak,
  6. Raksasa dari Jogja, dan
  7. …masih banyak lagi.

Nah, kalau kebetulan kalian belum baca versi buku dari film-film tersebut, inilah saat yang tepat untuk membacanya. Karena apa? Karena tema baca bareng #bacaisme bulan November 2016 adalah:

“Buku yang diangkat menjadi film (rilis tahun 2016)”

Kalian semua diundang untuk turut baca bareng #bacaisme. Dan sebagai panduan ala-ala, yang berikut ini boleh disimak:

  1. Baca bareng ini berlangsung dari tanggal 1-30 November 2016
  2. Format buku bebas; cetak, e-book, audiobook
  3. Genre buku bebas, tahun terbit bebas, tetapi filmnya harus rilis tahun 2016.
  4. Kalau sudah tahu buku apa yang akan kalian baca, boleh juga sebutkan info buku tersebut di kolom komentar tulisan ini atau langsung mention @_bacaisme di Twitter (dan jangan lupa follow juga tentunya)
  5. Bagikan info mengenai event baca bareng ini supaya semakin banyak yang ikutan. Semakin ramai, semakin seru!
  6. Kalian boleh membagikan progress selama kalian membaca buku tersebut; misalnya kutipan, foto halaman berapa yang sedang dibaca, apa yang menarik dari bab yang tengah kamu baca, dan sebagainya
  7. Sertakan tagar #bacaisme
  8. Admin Bacaisme akan retweet setiap tweet yang masuk, tapi hanya yang menyematkan tagar, ya! Jadi, jangan lupa gunakan tagar #bacaisme
  9. Di minggu terakhir November, jika memungkinkan, kita akan mengadakan piknik buku bersama tim Bacaisme. Di sana, kita nanti akan membahas buku-buku yang kita baca selama baca bareng ini. Rencananya, kegiatan ini akan diadakan rutin setiap bulannya. Info lebih lanjut bisa kamu baca di Twitter.

Jadi, kalian akan baca buku apa nih bulan ini?

***

Ngobrolin Ritus Khayali bersama Bacaisme, Malam Puisi Jakarta, Ganding Pustaka, dan Post Santa!

Launching sekaligus pembahasan Ritus Khayali hari Sabtu kemarin 🙂

Bukunya Mput

Semenjak Bacaisme dibentuk, belum pernah kami membuat acara offline yang berhubungan dengan buku. Bacaisme sendiri adalah sebuah kelompok baca, terdiri dari beberapa anak muda yang suka membaca dan bahas buku. Selama sebelum ada nama Bacaisme, kami hanya membahas buku-buku yang kami baca via grup Whatsapp. Akhirnya pada hari Sabtu, 15 Oktober 2016 kemarin, saya dan tim Bacaisme memutuskan untuk bekerja sama dengan Post Santa, Malam Puisi Jakarta, serta Penerbit Ganding Pustaka.

Acara itu pada dasarnya hanya sebuah obrolan ringan mengenai buku dari seorang kawan anggota Malam Puisi Jakarta yang baru saja diterbitkan. Buku puisi bertajuk Ritus Khayali itu kami bahas dalam waktu kurang lebih satu setengah jam. Bukan waktu yang lama-lama banget, tapi cukup padat untuk mengulas dan menceritakan behind the scene dari buku ini. Lucunya, Bang Edoy –penulisnya, mencatat semua puisinya di ponsel. Bahkan ponsel tersebut pernah hilang, tapi akhirnya (dan entah kenapa) dikembalikan oleh pencurinya melalui pos. Sejak…

View original post 420 more words

Baca Bareng #Bacaisme Oktober 2016

lamp-halloween-lantern-pumpkin

Heiho! Nggak terasa sudah mau akhir tahun, dan hari ini sudah bulan Oktober. Sebenarnya tim Bacaisme agak kebingungan untuk mencari tema bulan Oktober ini. Sempat terlintas ingin mengadakan baca bareng buku yang nasionalis dalam rangka Hari Sumpah Pemuda, namun sepertinya tema Horror akan lebih umum dan masuk ke semua kalangan. Yap, dalam rangka Halloween Day yang diperingati negara Barat tiap tanggal 31 Oktober.

Sedikit tentang Halloween

Halloween Identik dengan penyamaran dengan kostum, mendatangi rumah orang atau mengadakan pesta Halloween bersama kerabat. Biasanya, orang di negara Barat akan berdandan dan mengenakan kostum-kostum seram, berkeliling sambil mengucapkan Trick or treat! 

Nah, itulah intinya..

Continue reading

Baca Bareng #Bacaisme September 2016

books-education-school-literature-48126 (1)

Jangan lupa sertakan banner baca bareng dalam review yang kamu posting, ya

Setelah lama nggak kedengaran, sebab admin-adminnya sibuk entah ke mana, Bacaisme kali ini datang lagi! Yeay. Seperti biasa, akan ada tema baca bareng untuk bulan September. Baca bareng kali ini bertema…

Kasih tak sampai

Menohok. Apa yang kalian bayangkan jika mendengar tiga kata singkat itu? Siti Nurbaya? Romeo and Juliet? Atau Di Bawah Lindungan Ka’bah? Atau kisah roman-roman sejenis lainnya. Tapi sebenarnya di dalam sebuah cerita, biasanya pasti ada tokoh yang kisah kasihnya tak kesampaian, kok. Misalnya tokoh utama A dan tokoh utama B saling jatuh cinta, kemudian tokoh antagonis C mencoba memisahkan mereka. Pada akhirnya A dan B bersatu, tentu bisa dikatakan bahwa cinta C pada B tak kesampaian. Nah, bulan ini Bacaisme mengajak kalian menilik dan mengulik tokoh-tokoh yang kisah kasihnya tak kesampaian -entah oleh sebab apa. Siap baca bareng? Berikut ketentuannya!

Continue reading

Gila Atau Tidak Gila Hanyalah Perkara Sudut Pandang

sebelumprolog

028

Judul: Lho
Penulis: Putu Wijaya
Penerbit: Balai Pustaka
Tahun terbit: 1982
Jumlah halaman: 163
ISBN: –
Blurb: –

*

Lagi-lagi saya harus bilang bahwa saya suka novel yang tokoh utamanya, secara psikologis, agak berbeda dengan terminologi ‘normal’ di masyarakat. Ini poin pertama dan utama yang bikin saya menikmati membaca Lho.

“Itu, maksudku keinginan-keinginan jahat yang melintas dengan cepat yang tidak mungkin sama sekali dilaksanakan–bahkan yang sama sekali tidak pernah aku laksanakan–tetapi yang memberi kenikmatan.” –hal. 29

Poin kedua adalah deskripsi yang baik mengenai ketidaknormalan tokoh aku tersebut. Saya dibuat mengangguk setuju dengan setiap gerak geriknya. Perjalanan logika tokoh aku dari awal sampai akhir cerita juga tidak bisa (atau tidak perlu) dibantah karena setiap alasan yang ia kemukakan sebelum melakukan suatu tindakan terasa masuk akal. Inilah enaknya membaca cerita yang menggunakan sudut pandang orang pertama, kecil kemungkinan kita menyalahkan diri sendiri.

Ketiga, bromance di novel ini kental sekali. Tidak ada…

View original post 293 more words

Review: Semusim, dan Semusim Lagi – Andina Dwifatma

Bukunya Mput

Judul: Semusim, dan Semusim Lagi
Penulis: Andina Dwifatma
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: April 2013 (Cetakan Pertama)
Harga: Rp – (Pinjam dari  teman)
Jumlah halaman: 232 hal.
ISBN: 9789792295108

*

Blurb:

— Pemenang Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2012 —

“…ditulis dengan teknik penceritaan yang intens, serius, eksploratif, dan mencekam.”
(Dewan Juri Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2012)

Surat Kertas Hijau
Segala kedaraannya tersaji hijau muda
Melayang di lembaran surat musim bunga
Berita dari jauh
Sebelum kapal angkat sauh

Segala kemontokan menonjol di kata-kata
Menepis dalam kelakar sonder dusta
Harum anak dara
Mengimbau dari seberang benua

Mari, Dik, tak lama hidup ini
Semusim dan semusim lagi
Burung pun berpulangan

Mari, Dik, kekal bisa semua ini
Peluk goreskan di tempat ini
Sebelum kapal dirapatkan

–Sitor Situmorang, 1953

View original post 509 more words

[Api Awan Asap] Menjaga Sinergi dengan Alam

sebelumprolog

FullSizeRender (5)

Judul: Api Awan Asap
Penulis: Korrie Layun Rampan
Penerbit: Grasindo
Tahun Terbit: Cetakan kedua, 2015
Jumlah Halaman: 169
ISBN: 9786023750009
Blurb:

Di sebuah kawasan, tepi Sungai Nyawatan, penduduk membangun lou (betang, rumah panjang). Dari lou itu, dua sahabat -Jue dan Sakatn- setelah menempuh perjalanan 300 kilometer, memasuki gua untuk mengambil sarang burung walet. Jue yang baru sebulan menikahi Nori, putri Petinggi Jepi, bertugas masuk ke dalam gua sambil pinggangnya diikat dengan tali plastik; sementara Sakatn menunggu di luar. Karena diam-diam Sakatn juga mencintai Nori, Sakatn lalu mengerat tali plastik itu. Akibatnya, Jue tersesat dalam gua yang gulita.

(blurb di atas adalah versi Goodreads, agak berbeda dengan blurb di belakang buku)

*

Api Awan Asap, novel karya Korrie Layun Rampan ini mematahkan pendapat saya sebelumnya bahwa novel-novel pemenang Sayembara Menulis Novel DKJ akan sulit menjadi favorit. Sebelum ini, saya sudah membaca Dadaisme, Tabula Rasa, Kei, dan Napas Mayat. Meskipun isu/ide yang mereka…

View original post 658 more words